
Slawi (GP Ansor Online): Komandan Satkorcab Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Tegal, Ki Enthus Susmono, mengimbau anggotanya tidak ikut berunjuk rasa memeringati Hari Antikorupsi Sedunia yang jatuh setiap 9 Desember. Sebagai santri Nahdliyin, Banser diminta berkonsetrasi untuk pengajian dan menjaga ulama. Imbauan
itu disampaikan Ki Enthus di sela-sela acara Pengukuhan Satkorcab Banser Kabupaten Tegal, dan pelantikan tiga lembaga PC GP Ansor Kabupaten Tegal, Senin (22/11). Acara tersebut digelar di Gedung PC NU Kabupaten Tegal.
Acara tersebut dihadiri Pengurus Pusat GP Ansor, H Wahyudin Ghozali, Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Provinsi Jateng, Jabir Al Faruqi; dan Pembina PC Ansor Brebes, H Dedy Yon Supriyono. Ki Enthus mengungkapkan, sebagai santri, tugas Banser adalah untuk menjaga ulama dan mengikuti pengajian.
Karena itu, dia mengimbau kepada anggotanya tidak ikut turun ke jalan berunjuk rasa dalam Hari Antikorupsi Sedunia pada Desember mendatang. “Karena itu bukan porsi Banser. Tugas Banser, ya menjaga ulama dan pengajian,” tegas Ki Enthus.
Dalam kegiatan tersebut, Banser juga menghimpun dana dari masyarakat yang akan disalurkan kepada korban erupsi Gunung Merapi di Yogyakarta. Total dana yang terkumpul mencapai Rp 10 juta. Rencananya bantuan ini akan diberikan sekaligus dalam pentas wayang kulit di pengungsian di Kabupaten Sleman, 6 Desember mendatang.
Sebelum acara dilaksanakan di PC NU Kabupaten Tegal, sekitar 1.400 anggota Banser dari Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes dan Kota Tegal, melaksanakan long march dari kediaman Ki Enthus di Talang. Dengan seragam kebesaran, mereka berbaris rapi menelusuri jalan sekitar 3 km menuju Gedung PC NU.
Namun, Ki Enthus menampik hal itu bukanlah bentuk unjuk kekuatannya, yang kabarnya akan bersaing dalam Pilbup Kabupaten Tegal mendatang. “Bukan saya, tapi ini kan Banser,” tepisnya, sambil menunjukkan backdrop panggung.
Sumber:.wawasandigital.com

Tahun 1924 dengan berlatar belakang pada berdirinya organisasi kepemudaan yang bersifat kedaerahan seperti Jong Java, Jong Ambon, Jong Sumatera, Jong Minahasa, ...
Gerakan Pemuda Ansor (disingkat GP Ansor) adalah sebuah organisasi kemasyaratan pemuda di Indonesia, yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU). Organisasi ini didirikan pada tanggal 24 April 1934. GP Ansor juga mengelola Barisan Ansor Serbaguna (Banser). GP Ansor merupakan salah satu organisasi terbesar dan memiliki jaringan terluas di Indonesia, dimana memiliki akar hingga tingkat desa.

