
Sidoarjo (GP Ansor Online): Barisan Ansor Serba Guna (Banser) Kabupaten Sidoarjo bersiaga mengamankan Misa Natal di sejumlah gereja di pusat kota. Pengamanan difokuskan pada lima gereja karena memiliki umat yang banyak. “Kami siagakan dua ribu personil Banser,” kata Ketua Gerakan Pemuda Ansor Cabang Sidoarjo Agus M Ubaidillah, Rabu (22/12).
Menurut Ubaidillah, personil Banser bergabung bersama aparat kepolisian yang dikerahkan dalam Operasi Lilin. Pengerahan personil Banser berdasarkan instruksi Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor.
Keterlibatan Banser dalam melakukan pengamanan Natal sudah berlangsung setiap tahun. Namun tahun ini semakin ditingkatkan setelah terjadi ledakan bom molotov dan penemuan senjata api di Surakarta dan Sukoharjo. “Setiap gereja dijaga sekitar enam personel,” ujar Ubaidillah.
Selain bergabung dengan aparat kepolisian, personil Banser juga melakukan pengamanan bersama organisasi kepemudaan lainnya. Tujuannya untuk menghindari upaya kelompok yang akan mengacaukan ibadah keagamaan selama Hari Raya Natal.
Menjelang Misa Natal, selain mengamankan kegiatan peribadatan juga memeriksa barang bawaan para jemaat untuk mencegah barang berbahaya masuk ke dalam gereja.
Namun, Ubaidillah optimistis perayaan Hari Raya Natal di Sidoarjo berjalan lancar. Selama ini toleransi antar agama di Kabupaten Sidoarjo terus terjaga.
Kepala Kepolisian Resor Sidoarjo Ajun Komisaris Besar Mochmmad Iqbal mengatakan, pengamanan selama Natal diperketat untuk menjamin kenyamanan umat Kristiani melakukan peribadatan.
Pengamanan dilangsungkan secara terbuka di sejumlah gereja serta pengamanan tertutup di setiap lokasi keramaian. “Umat Kristiani diminta tak membawa tas besar selama beribadah untuk memudahkan pengamanan,” ujarnya.
Sumber: tempo

Tahun 1924 dengan berlatar belakang pada berdirinya organisasi kepemudaan yang bersifat kedaerahan seperti Jong Java, Jong Ambon, Jong Sumatera, Jong Minahasa, ...
Gerakan Pemuda Ansor (disingkat GP Ansor) adalah sebuah organisasi kemasyaratan pemuda di Indonesia, yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU). Organisasi ini didirikan pada tanggal 24 April 1934. GP Ansor juga mengelola Barisan Ansor Serbaguna (Banser). GP Ansor merupakan salah satu organisasi terbesar dan memiliki jaringan terluas di Indonesia, dimana memiliki akar hingga tingkat desa.

