Matori Abdul Djalil

Selasa, 7 Februari 2006 7:02

Matori Abdul Djalil.jpgMatori Abdul Djalil

Matori lahir di Salatiga (Jawa Tengah) pada 11 Juni 1942. Dia menjadi anggota DPR/MPR daerah pemilihan Kabupaten Tegal, Jawa Tengah dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Matori pernah mengenyam pendidikan di FE Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga (1968) hingga tingkat III. Sejak kecil dia aktif di organisasi Nahdlatul Ulama (NU).

Jabatan yang pernah diembannya adalah Ketua Pergerakan Maasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Salatiga (1964-1968), Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai NU Salatiga (1966-1973), Ketua Presidium Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) Komisariat Salatiga (1966-1968), Ketua II Ansor Wilayah Jareng (1976-1981), Wakil Sekretaris PWNU dan kemudian Sekretaris PWNU Jawa Tengah (1979-1982).
Selain aktif di NU, Matori yang pernah menjadi korban pembacokan pada 1999, giat di Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dia pernah menjadi Ketua DPC Semarang (1973-1981), Wakil Ketua DPW Jateng (1982-1987), dan Sekjen DPP (1989-1994). Pada Muktamar PPP di Jakarta pada 1994, Matori dijagokan kubu NU menantang Ismail Hasan Metareum dalam perebutan kursi ketua umum yang dimenangkan Ismail Hasan. Matori juga menjabat sebagai Direktur Institute for Social Institutions Studies (1993-1998), Sekum Yayasan Kerukunan Persaudaraan Kebangsaaan/YKPK (sejak 1996).
Karier Matori di lembaga legislatif dimulai sebagai wakil ketua DPRD Salatiga (1968-1971), wakil ketua DPRD II Semarang (1971-1977), anggota DPRD I Jawa tengah 91977-1987), anggota DPR RI (1987-1992). Pada Pemilu 1999 dia menjadi anggota DPR dari PKB. Dia hanya kalah 26 suara saja dalam pemilihan ketua MPR dari Amien Rais. Sebelum jadi menteri, dia menjadi wakil ketua MPR.

Nama Matori melambung ketika dia ngotot mengikuti SI MPR pada Juli 2001 padahal DPP PKB melarang semua anggotanya ikut serta karena mengharamkan SI itu. Buntutnya, Matori pun dipecat sebagai ketua umum maupun anggota PKB. Meski begitu, Matori bersikeras dia tetap menjadi ketua umum PKB yang sah.
Pimpinan parpol besar, termasuk Mega, juga mengajak Matori dalam pembuatan kabinet. Ditunjuk jadi menteri tidak aneh. Namun, posisinya sebagai Menteri Pertahanan dinilai mengagetkan. (ma2n dari berbagai sumber)

Biodata
Nama: Matori Abdul Djalil
Lahir: Salatiga Jawa Tengah, 11 Juli 1942
Istri: Sri Indarini
Anak:Lima orang

Pendidikan:
- MIN dan SR, (1956)
- SMP Negeri Salatiga, (1959)
- SMA Negeri Salatiga, (1963)
- Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, (1968)

Organisasi dan Karier Penting:
- Anggota Pandu Ansor, (1955-1957)
- Ketua Ikatan Pelajar Nadhlatul Ulama (IPNU) Cabang Salatiga
- Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Salatiga, (1964-1968)
- Ketua Presidium Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) Komisariat Salatiga, (1966-1968)
- Wakil Ketua DPRD II Salatiga, (1968-1971)
- Wakil Ketua DPC Partai NU Kabupaten Semarang/Kodya Salatiga, (1968-1971)
- Wakil Ketua DPRD II Semarang, (1971-1977)
- Anggota DPRD I Jawa Tengah, (1977-1987)
- Anggota DPR RI (1987-1992, 1992-1997)
- Ketua II PW Ansor Jawa Tengah
- Wakil Sekretaris PW NU Jawa Tengah
- Sekretaris PW NU Jawa Tengah, (1979-1982)
- Ketua DPC PPP Kabupaten Semarang
- Wakil Ketua DPW PPP Jawa Tengah, (1982-1987)
- Sekretaris Jenderal DPP PPP, (1989-1994)
- Ketua Umum PKB, (1998-2001)
- Anggota DPR dan Wakil Ketua MPR, (1999-2004)
- Wakil Ketua Pimpinan MPR RI, (1999)
- Anggota Fraksi PKB DPR RI, (1999)
- Anggota Komisi I (Pertahanan Keamanan dan Luar Negeri) DPR RI, (1999)
- Menteri Pertahanan Kabinet Gotong Royong Presiden Megawati Soekarnoputri, (9 Agustus 2001-2004)