Home Pengetahuan ILC jadi Ajang Promosi Khilafah

ILC jadi Ajang Promosi Khilafah

16
0
SHARE

Suara NU – Nonton acara ILC semalam saya seperti bukan sedang melihat debat atau pun diskusi, tapi lebih seperti melihat presentasi.

Mungkin lebih spesifiknya, ILC jadi ajang promosi dan presentasi Khilafah oleh alumnus 212, seperti si Felix. Beberapa kali Felix seakan ingin menyatakan bahwasannya Indonesia sistemnya harus diganti dengan khilafah, meskipun tahu khilafah sudah dilarang oleh pemerintah.

Anehnya, hal itu seakan menjadi biasa, khususnya bagi aparat pemerintah. Aparat seakan dibuat tak berdaya, mungkin karena ada simbol-simbol agama yang melekat di tubuh para pendukung Khilafah. Mau ditindak nanti dituduh kriminalisasi ulama, yaudah diem aja.

Betapa hebatnya doktrin khilafah ini ditancapkan pada pikiran orang-orang awam. Mereka gunakan dalil-dalil dan Ayat Al-Qur’an untuk dihubung-hubungkan sesuai dengan keinginan nafsu politik mereka. Padahal, dalam Al-Qur’an maupun Hadist, saya belum pernah mendengar penjelasan secara eksplisit, mewajibkan suatu negara harus gunakan sistem khilafah.

Jika tidak ada penjelasan yang mewajibkan pakai Khilafah, kenapa ngotot harus Khilafah?

Saya yakin, jika penegakan hukum tidak tegas terhadap para pentolan khilafah ini maka seterusnya negara akan dibuat ‘panas.’ tidak menuntut kemungkinan, kendaraan ‘seksi’ yang bernama “212” ini akan terus dimanfaatkan oleh mayoritas penggagas khilafah guna merubah ideologi Pancasila.

Intinya, yang perlu digaris bawahi, mereka ini akan terus mengobarkan semangat demi tegaknya negara Khilafah, karena menurut mereka hanya dengan negara Khilafah solusi segala persoalan di dunia. Mereka akan terus menganggap negara Pancasila ini kufur dan toghut, tidak sesuai dengan syariah Islam.

Dan ingat, pembiaran yang terus menerus akan membuat mereka semakin besar. Semoga Presiden Joko Widodo paham tentang ini dan segera memerintahkan aparat keamanan agar lebih represif dan progresif.

Dishare dari Yusuf Muhammad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here