Home Pengetahuan Patut Dicontoh, Penjual Bensin Eceran Ini Wakafkan Tanah untuk Pendidikan dan Kantor...

Patut Dicontoh, Penjual Bensin Eceran Ini Wakafkan Tanah untuk Pendidikan dan Kantor NU

63
0
SHARE

Suara NU – Disaksikan Pengurus MWCNU Kecamatan Ambarawa, Kepala Desa Jati Agung, tokoh agama dan masyarakat setempat, Ranting NU Desa Jati Agung menerima wakaf berupa tanah dan bangunan yang difungsikan sebagai kantor Ranting NU dan lembaga pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Tanah dan bangunan tersebut merupakan wakaf dari seorang pedagang bernama Rasino. Ia menyerahkan langsung Akta Wakaf tersebut kepada Tunut, Ketua Ranting NU Jati Agung, Kecamatan Ambarawa Pringsewu.

“Saya berharap wakaf ini akan menjadi amal ibadah dan semoga dapat dikelola dan dimanfaatkan dengan baik,” kata  pedagang bensin eceran itu pada serah terima di salah satu ruang PAUD, Ahad (31/12).

Wakaf tersebut, ungkap Rasino adalah langkah merealisasikan keinginannya agar jamiyah NU di desanya dapat mandiri dan besar dengan berbagai macam amaliyah di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Lelaki paruh baya yang hanya tamatan SD ini mengatakan, apa yang dilakukannya merupakan kecintaannya kepada Jamiyah Nahdlatul Ulama. Dengan dana yang ia kumpulkan sedikit demi sedikit dari hasil berdagang, ia berhasil membeli tanah dan merintis Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Lelaki ramah ini mengatakan, dengan NU sebagai nadzir wakafnya, ia yakin status wakaf tanah dan bangunan serta lembaga pendidikan tersebut akan aman. Selain itu amaliyah NU akan dapat terus diajarkan di PAUD yang ia beri nama Latifa ini.

Rais Syuriyah MWC NU Kecamatan Ambarawa, Kiai Abah Anom yang hadir pada acara tersebut merasa bangga dan terharu atas keikhlasan Rasino mewakafkan tanah dan PAUD Latifa. Ia berharap akan ada sosok-sosok seperti Rasino lainnya yang dengan ikhlas mewakafkan harta bendanya bagi kepentingan dan kemaslahatan umat.

“Kita berharap ini akan menjadi contoh nyata bagaimana warga NU berjuang di jalan Allah dengan harta benda yang dimilikinya,” katanya.

Untuk kelancaran jalannya organisasi dan penyelenggaraan pendidikan PAUD Latifa, pemerintah desa siap membantu baik secara fisik dan nonfisik sehingga pemanfaatan dan perkembangan wakaf berjalan maksimal. (Muhammad Faizin/Kendi Setiawan/NU Online)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here