Home Pengetahuan Tanggapan Untuk Yazid Jawas yang Perintahkan Rakyat Palestina Untuk Hijrah Tinggalkan Negaranya

Tanggapan Untuk Yazid Jawas yang Perintahkan Rakyat Palestina Untuk Hijrah Tinggalkan Negaranya

215
0
SHARE

Suara NU – Inilah video Ustad salafi (wahabi) Yazid Jawas yang memfatwakan Rakyat Palestina Harus Hijrah:

Dan berikut bantahan yang dishare dari : Sahlan Ahmad

Saya heran, bagaiamana bisa tikus mati kelaparan di lumbung padi. Yang lebih mengherankan, bagaiamana bisa orang tersesat di lautan dalil.

Itulah yang terjadi pada sekte Salafi. Umat Islam Palestina dibantai penjajah Israel. Bukannya berdoa, justru hinaan yang mereka sumbangkan.

“Itu gara-gara kalian tidak mau mengikuti Fatwa ulama. Harusnya kalian hijrah. Rasulullah saja Hijrah meninggalkan Ka’bah, masa kalian tidak mau meninggalkan Al-Aqsha? Dasar hizbi goblok!”

Membungkam mulut ember Salafi

Wahai Salafi, dalil kalian benar. Tapi kalian salah menerapkannya!

Pertama, Rasulullah berani meninggalkan Ka’bah, karena beliau yakin, kafir Quraisy tidak akan menghancurkannya.

Sekalipun kafir, mereka tetap menghormati Ka’bah. Karena Ka’bah adalah milik mereka juga. Akan mereka jaga dan mereka rawat.

Ingat kisah penjagaan kafir Arab terhadap Ka’abah ketika akan diserang oleh pasukan Abrahah?

Adapun Masjidil Aqsha, jika ditinggalkan, dalam hitungan detik Al Aqsha akan rata dengan tanah. Karena Bani Israel tidak menganggap Al Aqsha sebagai tenpat suci.

Jangankan ditinggalkan, belum ditinggalkan saja, kondisinya sudah babak belur seperti ini.

Kedua, zaman Nabi belum ada batasan teritorial negara seperti hari ini. Tidak ada penjaga di perbatasan negara. Kalau mau hijrah, tidak perlu repot urus visa dan paspor.

Adapun hari ini, jangankan pintu hijrah, pintu bantuan kemanusiaan saja sulitnya minta ampun.

Ketiga, kalau mau hijrah, hijrahnya kemana? Terus lewat mana? Kalau ngomong yang realistis dong! Kalian bilang ‘bumi Allah luas.’ Iya Luas, kalau negara Arab serius membantu.

Saat ini, kondisi Palestina dijepit Israel, Kecuali Mesir. Nyatanya, si Asisi, Ulil Amri Salafi untuk wilayah Mesir menutup jalur evakuasi. Terus mau hijrah lewat mana?

Keempat, kalau Salafi ngotot nyuruh hijrah karena fatwa ulama, pernyataannya:

Apakah fatwa ulama di suatu tempat mutlak mengikat untuk wilayah lain?

Apakah fatwa tersbut dalam masalah akidah atau masalah mashlahat?

Kalau kalian mengatakan masalah akidah, berarti kalian telah mengatakan, penduduk Palestina semuanya kafir.

Kalau fatwa tersebut karena alasan mashlahat, sungguh penduduk setempat lebih mengetahui mashlahat untuk diri mereka sendiri.

kelima, jihad Palestina adalah jihad syar’i. Karena dipimpin oleh presiden yang sah. Dalam kondisi seperti itu, apa yang diserukan oleh Preseden wajib diikuti. Termasuk bertahan di Palestina.

Semua negara di dunia mengakui kedaulatan Palestina. Tidak ada yang menolaknya kecuali Israel laknatullah. Kecuali jika Salafi sehati dengan Israel.

Akhirnya saya paham, kenapa orang bisa sesat di lautan dalil. Ilmu hanya dihapal, tidak pernah dicerna. Paham dalil tidak paham realita.

Sama seperti tikus mati di lumbung padi. Lumbung hanya dijadikan tempat tidur. Padi tidak pernah dimakan. Akhirnya mati kelaparan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here